Posted by Ukirsari on January 24, 2012

(c) ukirsari 2012
Hari raya China, kerap disebut Imlek atau Xin Chia, juga Chun Jie–seperti cara teman-teman saya di Taiwan menyebutnya–merupakan perhelatan tahun baru yang dinanti seluruh warga keturunan Tionghoa. Kali ini saya berkesempatan merayakannya bersama komunitas China Benteng di Tangerang.
Read the rest of this entry »
Posted in Uncategorized | Tagged: aspertina, benteng heritage museum, blog, boen san bio, boen tek bio, chun jie, imlek, imlek 2012 tangerang, indonesian language, national geographic traveler, pasar lama, tangerang, ukirsari, xin chia | No Comments »
Posted by Ukirsari on January 20, 2012

(c) ukirsari 2012
Berbagai tempat di belahan dunia memiliki cara menyambut tahun baru. Kali ini pengalaman menarik saya dapatkan bersama komunitas creole Kampung Tugu yang bermukim di Jakarta utara. Kesempatan ini tiba pasca peliputan saya bersama Sony Warsono dan Christian Marvy Pattiasina dalam team National Geographic Traveler.
Read the rest of this entry »
Posted in Uncategorized | Tagged: creole kampung tugu, kampung tugu, mandi-mandi, national geographic traveler, papia creole, rabu-rabu, seremoni, tahun baru, ukirsari | No Comments »
Posted by Ukirsari on October 20, 2011
Masih pukul 14.30 siang saat saya tiba di check-point Attari, pintu perbatasan antara India dan Pakistan yang terletak di negara bagian Punjab, India. Namun kekisruhan sudah terjadi, akibat tidak semua orang memahami arti mengantre secara tertib dan berdiri dalam barisan. Tentara pun turun tangan, menegur dalam nada tinggi.
Read the rest of this entry »
Posted in Uncategorized | Tagged: attari, border closing ceremony, india, koreografi, national geographic traveler, pakistan, punjab, ukirsari, wagha | 4 Comments »
Posted by Ukirsari on October 20, 2011

(c) ukirsari 2011
Yak (Bos grunniens atau Bos mutus) masuk sebagai daftar nomor satu untuk dilihat para pejalan yang bepergian ke dataran tinggi Himalaya. Dalam bahasa Ladakhi, penyebutan yak diberikan kepada jenis jantan, sedang yak betina disebut dimo. Satwa mirip bison dilengkapi tanduk kokoh serta bulu tebal dan panjang berwarna hitam, kecokelatan atau aksen putih ini dapat dijumpai di Asia Tengah, dataran tinggi Tibet, sampai Rusia dan Mongolia pada ketinggian sekitar 3.000 - 5.500 mdpl di kawasan alpine meadows khas dataran tinggi untuk mencari pakan rumput, tumbuh-tumbuhan herbal serta lumut.
Read the rest of this entry »
Posted in Uncategorized | Tagged: chang-la, donkey sanctuary, himalaya, himalaya range, india, khardung-la, ladakh, leh, mammota, national geographic traveler, pashmina goat, ukirsari, yak | 2 Comments »
Posted by Ukirsari on August 22, 2011
The journey home is never too long, some yesterdays always remain… Saya mendengar lagu itu dinyanyikan dalam sebuah pertunjukan teater di London.

(c) ukirsari 2004
Read the rest of this entry »
Posted in Uncategorized | Tagged: 3 idiots, Add new tag, amritsar, bombay dreams, gandhi-ji, india utara, indira gandhi, indonesian, ladakh range, lala lajpat rai, London, national geographic traveler, scandal point, shaftesbury theatre, shimla, ukirsari | 1 Comment »
Posted by Ukirsari on August 12, 2011
lebih dari lima tahun tidak bertandang ke ladakh, negara bagian jammu dan kashmir di india membuat kerinduan saya terbayar lunas. bila sebelumnya saya datang atas minat pribadi, kali ini terasa semakin istimewa karena mengemban misi meliput untuk para pembaca national geographic traveler.

(c) ukirsari 2011
Read the rest of this entry »
Posted in Uncategorized | Tagged: 2004, 2011, Add new tag, india utara, ladakh, ladakh range, leh, national geographic traveler, on assignment, pangong tso, ukirsari | 2 Comments »
Posted by Ukirsari on July 6, 2011

(c) Hafidz Novalsyah, NG Traveler
sebagai seorang jurnalis travel yang pernah berada satu panggung dengan istri duta besar Venezuela untuk Indonesia, Yang Mulia Mrs Nydia Rangel M Cardenas, saya merasa mendapat kehormatan sekaligus sangat berbahagia ketika mendapatkan undangan perayaan kemerdekaan Venezuela ke-200 di sebuah hotel terkemuka jakarta pusat sehari lalu (05/07).
Read the rest of this entry »
Posted in Uncategorized | Tagged: america, bahasa indonesia, indonesian, national geographic traveler, the ambassador of the bolivian republic of venezuela, travel, ukirsari, venezuelan bicentenario in jakarta | No Comments »
Posted by Ukirsari on June 9, 2011
hal apa yang anda inginkan di hari kelahiran anda? bagi saya pribadi, mendapat pelukan, ciuman dan doa dari orang-orang tercinta rasanya lebih dari segala. atau telepon dan teks pendek dari ponsel, ketika saya berada jauh dari mereka. karena tidak jarang, saya tengah berada di lain kota, lain pulau bahkan mungkin lain benua di hari jadi itu. bagaimanapun, travel adalah bagian berporsi besar dalam kehidupan saya.

(c) sony warsono, 2011
Read the rest of this entry »
Posted in Uncategorized | Tagged: 2010, achievement, indonesia language, ipma 2011, national geographic traveler, travel, ukirsari, wisata lintas barat sumatra, wlbs | 5 Comments »
Posted by Ukirsari on May 23, 2011
berada di tengah bencana ketika melakukan wisata? tentu saja kami tidak menginginkannya. namun karena “terselip” di tengah-tengahnya, terpenting adalah waspada serta menjalaninya sebagaimana kalau kami tengah pergi berpetualang.

mt mayon (c) ukirsari 2011
Read the rest of this entry »
Posted in Uncategorized | Tagged: aere, bagyong bebeng, bagyong bebeng 2011, bicolano, indonesia language, legazpi, magayon, manila, mount mayon, national geographic traveler, perjalanan, tagalog, the philippines, travel, typhoon, typhoon bebeng, ukirsari, weather forecast, weather report, whaleshark | 1 Comment »
Posted by Ukirsari on April 27, 2011
tujuh pekan berlalu sejak team kecil national geographic traveler indonesia yang beranggotakan saya sendiri, ukirsari dan rekan fotografer alex pangestu melakukan tugas jurnalistik ke ilha formosa.
saya pribadi lebih suka menjuluki perjalanan ini sebagai “ekspedisi mini” karena membawa semangat pencarian destinasi dengan konsep perjalanan mandiri gaya backpacking, inilah salah satu oleh-olehnya. sebuah tempat wisata bernama “bali“.
picture courtesy alex pangestu. perhatikan signage jelas bertuliskan “bali”.
Read the rest of this entry »
Posted in Uncategorized | Tagged: bali, danshuei, danshui, ekspedisi, ilha formosa, national geographic traveler, perjalanan, taiwan, tamsui, traveling, ukirsari | 3 Comments »